);

Makna dan Pengamalan dari Lambang Pancasila Rantai

Sebagai salah satu warga negara Indonesia, tentu kita wajib tahu bahwa Pancasila merupakan lambang negara yang mana kedudukannya sangat tinggi dan tidak bisa digantikan dengan lambang lainnya. Pasalnya, Pancasila lahir bersamaan dengan lahirnya bangsa Indonesia dan sudah menjadi roh bangsa yang mengakar kuat dalam kehidupan bernegara. Nah, salah satu cara paling mudah menjaga keberadaan Pancasila adalah dengan mengamalkannya. Yuk, simak makna dari lambang Pancasila Rantai dan juga pengamalannya.

insanpelajar.com/lambang-pancasila-dan-artinya-dari-sila-ke-1-hingga-5

Makna dan Contoh Pengamalan dari Lambang Rantai

Rantai adalah lambang Pancasila, tepatnya Sila kedua, yang berbunyi “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”. Itu berarti, bangsa Indonesia dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara sangat menjunjung tinggi keharmonisan, keadilan, dan keberadaban hubungan antar manusia tanpa memandang gender, status, bahkan usia. Maka tidak heran, jika bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang antar masyarakatnya tercipta semangat gotong royong.

Adapun Sila kedua ini dilambangkan dengan Rantai yang mana tersusun dari 17 buah gelang kecil berbentuk lingkaran dan persegi yang mana antar satu dengan yang lainnya saling tersambung. Gelang berbentuk lingkaran digambarkan sebagai warga negara berjenis kelamin wanita sedangkan gelang berbentuk persegi digambarkan sebagai warga negara berjenis kelamin pria. Kedua jenis gelang ini saling tersambung dan terkait hingga membentuk lingkaran.

Makna yang tercipta dari lambang ini adalah bahwa setiap warga negara, baik itu pria atau wanita, harus saling bergandengan dan bersatu agar kita menjadi negara yang kuat dan tidak mudah diputus layaknya sebuah rantai. Selain itu, lambang sila kedua ini juga menunjukkan bahwa terlepas dari apapun jenis kelaminnya, kita sebagai manusia dan warga negara Indonesia yang baik harus saling tolong-menolong di kala membutuhkan.

Tingginya rasa saling toleransi dan keinginan saling membantu di dalam semangat bangsa membuat Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat melindungi Hak Asasi Manusia. Hak-hak warga negaranya ini diatur dalam Undang-Undang sebagai bentuk perwujudan negara yang adil dan beradab. Itulah mengapa, Indonesia ditunjuk sebagai salah satu anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam pelaksanaan Universal Declaration on Human Rights di tahun 1948.

Nah, contoh dari beberapa pengamalan sila kedua yang bisa kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari adalah saling menghormati dan menyayangi antar warga negara selayaknya semboyan Bhinneka Tunggal Ika, saling bertenggang rasa dan saling menolong dengan tetangga, serta berbicara yang sopan kepada apapun gender dan usianya.

Demikian ulasan mengenai makna dari lambang Pancasila Rantai dan juga pengamalannya. Semoga ulasannya bermanfaat.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *