);

Perkembangan Dan Sejarah Peta Asia

Menurut gres.web.id, peta Asia merupakan peta benua yang yang menjadi salah satu benua terbesar di dunia. Luas dari benua tersebut adalah 44.579.000 km/2. Dengan luas seperti itu menjadikan Asia benua terbesar di dunia. Bukan hanya untuk luas benua saja, akan tetapi ketika kita lihat pada populasi penduduk yang ada pada benua tersebut juga termasuk penduduk terbesar di dunia. Peta Asia juga ada beberapa komponen alam yang sangat lengkap. Yaitu meliputi gunung, padang pasir, pantai, iklim, hutan, dan lain sebagainya. Pada wilayah Asia ini sejarahnya merupakan Lahirnya berbagai macam agama yang ada di dunia. Yaitu agama Samawi dan agama bumi.

gres.web.id

Untuk agama samawi sendiri adalah agama Islam, yahudi, nasrani. Untuk negara bumi adalah agama Buddha, agama Hindu, agama Khonghucu, dan lain sebagainya. Maka dari itu, pada benua tersebut juga banyak sekali ditemukan beberapa tempat suci yang ada di berbagai wilayah Asia. Asia juga menjadi salah satu benua yang memiliki suku dan kebudayaan terbanyak di dunia. Yaitu tersebar di seluruh wilayah. Bahasa yang digunakan pun juga berbeda-beda.

Bahkan di setiap negara juga memiliki bahasa sendiri-sendiri. Rasanya ketika kita melihat peta Asia tersebut sangatlah menarik. Dengan beraneka ragam kebudayaan, bahasa, cerita sejarah yang ada pada benua tersebut. Untuk sejarah pembuatan peta Asia seperti ini pertama kali dibuat oleh Babilonia yaitu kisaran tahun 900 sampai 600 SM. Sebelumnya gambaran peta tersebut menjelaskan pada wilayah Babilonia yaitu di sisi Tengah yang dikelilingi oleh daratan. Selain itu juga ada 7 pulau yang membentuk 7 Bintang.

Dengan perkembangan zaman, peta dunia pun juga terus mengalami perkembangan. Yaitu dengan diciptakan peta yang paling akurat pada abad ke-12 – 15 SM. Yang dibuat oleh Ali Muhammad Al Idris. Yaitu seorang ahli geografi Arab, meliputi Eropa, wilayah Asia, dan Afrika. Dan di tahun 1570 M diperbarui lagi oleh Abraham ortelius, cakupannya wilayah yang lebih luas yaitu benua Amerika serta Australia.

Dan perkembangan terakhir dibuat dengan sangat akurat yaitu pada tahun 1718 M. Yaitu oleh Henri chatelain yang dilengkapi dengan menggunakan nama negara serta beberapa komponen di dalamnya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *